Koramil Teluk Pucung Gelar Patroli Jalan Kaki Jaga Keamanan

Koramil Teluk Pucung Gelar Patroli Jalan Kaki Jaga Keamanan
beritakeadilan.com,

KOTA BEKASI, JAWA BARAT–Personel Koramil 03/Teluk Pucung bersama anggota Linmas melaksanakan patroli jalan kaki di sejumlah titik strategis wilayah binaan. Langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara preventif pada Senin (16/02/2026).

Menyusuri Titik Rawan Kejahatan
Petugas melakukan penyisiran mulai dari lingkungan permukiman padat penduduk hingga pusat keramaian warga. Selain memantau situasi fisik wilayah, para personel TNI juga mendatangi titik-titik yang dinilai rawan terjadi tindak kriminalitas.

Selama kegiatan berlangsung, aparat menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga setempat. Mereka memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, petugas mengajak warga aktif melaporkan hal-hal mencurigakan kepada aparat terdekat.

Sinergi TNI dan Masyarakat
Danramil 03/Teluk Pucung, Mayor Inf Fatwanul, menegaskan bahwa patroli ini merupakan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas keamanan. Menurutnya, kehadiran fisik aparat di lapangan memberikan rasa nyaman bagi warga yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami melaksanakan patroli rutin ini untuk memastikan wilayah tetap aman dan kondusif,” ujar Mayor Inf Fatwanul.

Ia juga menekankan bahwa kekuatan utama keamanan wilayah terletak pada sinergi antara aparat dan masyarakat. Tanpa peran aktif warga dalam menjaga lingkungan masing-masing, upaya pencegahan gangguan keamanan tidak akan berjalan maksimal.

Wujudkan Lingkungan Tertib Harmonis
Kegiatan patroli jalan kaki ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran personel Koramil dan Linmas secara berkala terbukti efektif menurunkan tingkat kerawanan di wilayah binaan.

Melalui langkah rutin ini, hubungan emosional antara aparat dan warga semakin erat. Dengan demikian, harapan untuk mewujudkan lingkungan yang tertib, harmonis, dan bebas dari gangguan keamanan bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang dirasakan langsung oleh publik.

 

Belum ada komentar